Diary si memet : hari sok kenal

Seperti biasa setiap hari aku membuka usaha cuci motor di depan rumahku. Sehari sebelumnya turun hujan pada sore dan malam hari jadi aku pikir hari ini akan ada pelanggan yang datang, walaupun usaha pencucian motor di desaku cukup banyak tapi aku yakin rezeki sudah ada yang mengatur

Aku bersyukur rumahku dekat dengan masjid, sembari bekerja bila tiba waktunya sholat, aku bisa beribadah dengan tenang. Biasanya aku buka dari jam 7 sampai dengan jam 11.00 dan jam 11.01 – 14.00 adalah jam waktunya istirahat dan sholat. Sambil menunggu datangnya pelanggan aku menunggu di ruangan tengah rumahku sambil streaming youtube.


Captain Tsubasa

Hari itu aku mendapat beberapa pelanggan yang mencuci motor. Aku baru mencuci 4 motor tapi rasanya lelah cape banget, jadi aku memutuskan untuk membeli minuman botol di toko kiki , toko yang menjadi langgananku kalau mau beli sesuatu. Tidak jauh dari situ ada indomaret yang jaraknya hanya beberapa meter saja dari toko kiki

Jarak antara toko kiki dengan rumahku tidaklah terlalu jauh, dapat di tempuh dalam waktu 1 menit berjalan kaki dan bisa jadi 5 menit kalau susah menyeberang jalan jalan. Bukan karena padatnya kendaraan. Jalan di sini jalur dua tidak jarang kendaraan yang lalu lalang memacu kendaraannya dengan laju.

Sepulang dari toko kiki lagu captain tsubasah terniang di kepalaku dan ketika melewati pos ronda, di pinggir jalan aku melihat ada botol air mineral berdiri dengan isi air 1/3 botol (kira-kira segitu). Karena lagu captain tsubasah terniang terus, aku merasa ada bisikan di hatiku kalau aku punya kemampuan menendang yang bagus seperti captain tsubasa.

Sekitar 4 meter di depan aku melihat tong sampah, tanpa ragu aku menendang botol tersebut dan melambung tinggi. Pandanganku yang awalnya fokus pada botol tersebut teralihkah oleh seseorang yang melompat dan menangkap botol tersebut, seketika aku bengong melihatnya

Ia menatapku
“ hey kenapa botol ini kamu tendang. Memangnya kamu mau jadi captain tsubasa” ucap pria muda itu.

Kata-katanya membobol kebengonganku
“bagaimana dia tau” batinku. Sontak aku menjawabnya “mas kenap tangkap botol itu? Memangnya mau jadi wakabayasi”

Ia mendekatiku dan meletakkan botol itu di tempat semula,
“botol ini saya letakkan di sini buat mengukur jalan” dengan ramah mas itu menjelaskan ke aku. Setelah itu aku meminta maaf atas perbuatanku dan melanjutkan perjalanan pulang.


Kapok sok Kenal

Setibanya di rumah sudah ada seorang bapak dan istinya yang menungguku untuk di cucikan motornya. Sambil mencuci motor bapak itu ngajakin aku ngobrol jelas aku merasa risih dan gak fokus sudah cape diajak ngobrol lagi.

Tanpa mengurangi rasa hormat aku meladeni percakapannya. Ditengah pembicaraan aku menanyakan tujuannya kemana.

“mau kemana pak ?” tanyaku dengan muka penuh keringat
“mau ke labangka ke tempat anak saya” jawab bapak itu
“labangkanya sebelah mana pak” tanyaku lagi
“sampean tau saprudin??” tanya balik bapak itu.
“iya saya tau pak” jawabku. Padahal aku gak tau siapa itu saprudin, aku bilang tau supaya cepat selesai aja.

“nah itu menantu saya” kata bapak itu
“waduh salah ngomong nih ternyata menantunya” batinku
“sampean kenal saprudin dimana” tanya bapak itu
“di sawah pak, waktu itu kami memancing sama-sama” jawabku ngarang
“Sering ketemu sama saprudin” tanya bapak itu.
“baru minggu kemarin saya bertemu dia di pasar malam pak” jawabku ngarang lagi
“loh kok bisa. Dia kan satu bulan di jakarta dan baru pulang kemarin pagi” kata bapak itu kaget

“waduh salah ngarang lagi nih” ucapku dalam hati dan pura-pura fokus sama kerjaan. Mau jujur gengsi sudah bilang kenal duluan seharusnya tadi di awal aku gak bilang kenal.

“sampean tau gak dia punya peliharaan ular”kata bapak itu
“tau pak, dulu saya pernah di lilit tangan saya kuat banget susah lepas” kataku meyakinkan bapak itu
“Loh peliharaannya kan ular cobra matuk bukan ngelilit” jelas bapak itu

Aku diam tanpa kata, kebetulan motornya sudah selesai dicuci dan bapak itu pergi bersama istrinya . Aku kapok sudah rasanya dan tidak mau sok kenal lagi.

Kemarin siang kakak sepupuku datang berkunjung ke rumahku bersama dengan kawanku ari wibowo. Yah jarang-jarang mereka main katanya lagi bete dirumah dan kawanku ari wibowo ini baru saja mengalami kecelakaan kerja sewaktu membawa alat berat di daerah petiku.


Stem gitar

Asik-asik kami ngobrol ternyata cemilan tahu di depan kami tinggal 3 biji yang awalnya dua piring. Dia juga berkali-kali meminta di ambilkan air minum awalnya segelas kecil beberapa saat kemudian minta lagi segelas kecil hingga 3 kali bolak balik ambil air segelas kecil.

Yang ke empat kainnya dia meminta di ambilkan air, aku pun kembali ke dapur untuk mengambilkannya air . Namun kali ini aku membawakannya beserta galonnya sontak itu membuatnya kaget. setelah itu dia asik bermanin gitar

Tidak lama dia bertanya
“met ini gak stem kah gitarmu” tanya nya sambil memetik senar gitar.

Kemudian dia memintaku untuk stem gitar dan setelah itu aku kasi ke dia lagi dengan senang dia memainkannya.

“nah ini baru pas nadanya hebat memang kamu met”

Aku heran mendengar ungkapannya karena satupun tidak ada senar yang aku stem

“kok bisa pas wo, tadi Cuma aku petik-petik aja senarnya gak aku stem paling kamu tadi salah petikan” jelasku padanya
“tapi ini beneran pas gak kaya tadi” kata bowo sambil bermain gitar “hebat memang kamu met, di petik-petik aja langsung stem semua” pujinya


Lagi-lagi sok kenal

Tidak beberapa lama lewatlah orang naik motor dan membunyikan klakson sepontan kakak sepupuku menyahutinya sembari melambaikan tangan ke orang tersebut. Aku pun menanyakannya apakah dia mengenalnya, dan kakakku bilang dia gak kenal sok kenal aja.

Pada waktu sholat magrib aku bertemu orang yang tadi mengklakson tidak lain dan tidak bukan dia adalah tetanggaku penjual sate, dan aku kenal beneran sama dia

“tadi itu siapa met yang menyahuti klaksonku” tanyanya
“ouh itu kakak sepupuku dari sosial” jawabku
“aku klaksoni kamu tapi kok dia yang menyahuti” tanyanya kembali.
“dia itu orangnya begitu memang mas, sok kenal gitu” jelasku padanya. Dan kami pun melangkah bersama masuk kedalam masjid

Selesai

Hari Yang Menyebalkan

Berawal dari pagi hari yang kurang cerah. Jam dinding menunjukkan pukul 08.00, aku pergi ke depot pengisian air mineral untuk membeli air mineral dan aku membawa dua buah Jeriken (diucapkan jerigen) kapasitas 5 liter. Aku hanya membawa uang Rp.2000 pas-pasan hanya untuk membeli air.

Setelah selesai membeli air aku pun langsung pulang ke rumah membawa dua buah jerigen air yang sudah penuh di tangan kiri dan kananku. Aku pun berjalan dengan santai lantaran jarak antara rumahku dengan depot pengisian air mineral hanya sekitar 50 meter.

Melangkah dengan santai menuju rumah sembari menikmati pemandangan jalan raya yang cukup ramai berlalu-lalang kendaraan. Tiba-tiba ada dua orang anak SMA berboncengan mengendarai motor .

Mereka berhenti 5 meter di depanku dan tiba2 kedua anak itu menoleh ke belakang memandangku dengan tatapan tajam. aku pun tak mau kalah memandang mereka lebih tajam lagi. Dan kami saling memandang.

Anak yang dibonceng di belakang menunjuk sesuatu yang ada di belakangku. Bersamaan dengan itu dia berteriak cukup kencang padahal jarak kami sangat dekat. Dengan melotot dia menunjuk dan berteriak “Om uangnya jatuh tuh”.

Sontak dengan reflek yang sangat cepat aku membalikkan tubuhku dan melihat ke arah belakang yang ternyata tidak ada apa-apa . Seakan waktu berhenti dan aku tersadar, gak mungkin uangku jatuh kan sudah habis dan hanya bawa uang pas-pasan aja.

Seakan waktu kembali berjalan terdengar teriakan anak itu mengatakan “mata duitan mata duitan “ yang terdengar suaranya semakin jauh.

Tak ada yang bisa aku perbuat karena mereka sudah jauh. Aku hanya bisa jengkel dan mengatakan “dasar anak-anak kampret”.

Ucapanku ini di dengar oleh seseorang yang baru keluar dari masjid yang tak lain adalah teman lamaku yang kebetulan mampir ke masjid entah dia menumpang kencing atau sholat.

Dia menceramahiku “met gak baik bilang kampret kamu harus sabar itu ujian lapangkan hatimu”. Aku hanya diam mendengarkan ceramahnya. Selesai dia menceramahiku terlihat dia sibuk mencari sesuatu.

Ternyata sepatunya hilang sebelah. Sebagai teman aku pun menasehatinya, “sabar bro ini ujian kmu harus banyak sabar dan lapangkanlah hatimu” dia hanya tersenyum dan menaiki motornya dan pergi.

Sekitar 5 meter di depanku smartphone miliknya terjatuh dan di lindas mobil. Sadar sesuatu terjatuh dia turun dan mendatangi smartphonenya, sementara aku yang berada lebih dekat dengan smartphone itu hanya bisa melihatnya tanpa ekspresi.

Sempat aku memperhatikan merek smartphone nya samsung dan ku perkirakan harganya jauh lebih mahal dari hp milikku. Aku hanya bisa berkata “sabar bro ini ujian. Sama sekali dia tidak terlihat syok dan perlahan terlihat mulai ada senyum di wajahnya. Pas aku lihat rupanya hp nya masih bisa nyala walaupun layarnya retak 80% .

Setelah kejadian tersebut hari itu terasa begitu cepat gak terasa jam menunjukkan pukul 16.00 sejenak aku berpikir siapa yang mainin waktu tiba-tiba sore. Sejenak aku melamun, pikiranku jauh terbang melayang.

Dalam khayalanku aku berada di jepang tapi berbahasa indonesia. Kok jepang berbahasa indonesia?? Ya suka-suka akulah kan aku yang menghayal.

Lagi asik-asiknya menghayal. Aku di kagetkan oleh dering hp membuat pikiranku yang tadinya ada di jepang langsung kembali pulang. Aku lihat di layar hpku ternyata basir yang menelpon .

Tidak lama berbicara dengan basir tiba-tiba suaranya basir berganti dengan suara yang sudah tidak asing lagi di telingaku . Tidak lain dan tidak bukan suara tersebut adalah suara nasir.

Nasir mengajakku malam ini jalan ke rumah akbar dan mengatakan jangan lupa bawa amplop. Seketika aku berfikir, wah akbar nikah nih tapi ternyata dari penjelasannya nasir jalan aja dulu yang jelas bukan akbar yang nikah dalam hati ku berkata “kebetulan nih siapin perut belum makan dari tadi siang

Di akhir pembicaraan sebelum Nasir memutuskan saluran telpon, ia mengingatkanku untuk berangkat setelah magrib. Nasir mengkhawatirkan nanti bisa terlambat datang.

Mungkin nasir trauma sedikit flashback pernah suatu ketika aku sama nasir datang ke undangan dan kebetulan yang ngundang juga akbar. Nah pada saat aku dan nasir tiba di tempat acara masih sepi dan orangnya masih sedikit. Begitu kami masuk rupanya acaranya sudah selesai dari tadi.

Kembali ke cerita. Kali ini aku dan nasir tidak terlambat sesampai di rumah akbar kami berombongan 6 orang dengan 3 motor menuju lokasi

Belum sampai tujuan di tengah jalan aku ngerasa gerimis. Untuk memastikan aku bertanya ke nasir “sir gerimis kah ini” aku membawa motor dan menoleh ke nasir yang sedang santai ku bonceng “kayanya sih iya” kata nasir. Tiba-tiba bukan gerimis lagi tapi hujan yang deras menghalangi perjalanan kami.

Terlihat dua motor di depan berteduh di warung yang tutup kami pun ikut berteduh. Sekitar 2 jam kami bercanda tawa di bawah langit yang basah, Hujan tak kunjung reda.

Hari sudah mulai larut malam dan rombongan kami yang berjumblah 6 orang memutuskan untuk pulang. Awalnya ragu mau terus atau pulang. Bila kami terus sampai tujuan akan basah dan pasti malu basah-basah ke tempat acara.

Sepanjang perjalanan pulang hanya guyuran hujan dan suara motor yang menemani kami, tak ada satu pun cahaya karena lagi ada pemadaman listrik.

Dalam perjalanan pulang aku dan nasir masih sempat ngobrol beberapa obrolan di atas motor “met cerita malam ini apa judul postingan yang kamu buat nanti” “aku belum tau sir saat begini susah mikir”

Sampai dirumah Seluruh pakaianku luar sampai dalaman tak tersisa di guyur hujan. Usai berganti pakaian. Bantal guling dan selimut sudah merindukanku .

Kupasang handset dan ku dengarkan beberapa lagu yang sudah aku setel mati otomatis setelah 10 lagu, Terasa semua beban hilang dan inilah judul yang aku buat.

The end

Reviwe video lucu Lamaran Si Ma'ul

Lamaran Si ma'ul adalah salah satu video lucu dari channel lucu gak sih . Lucu gak sih ini bukanlah sebuah pertanyaan melaikan sebuah channel youtube yang beranggotakan saya, nasir, basir (adiknya nasir) dan 3 orang lainnya

Berawal dari si ma’ul (diperankan oleh irfan maulana) yang mencari pekerjaan. Saat itu ia benar-benar membutuhkan sebuah pekerjaan demi memenuhi kebutuhan hidupnya. Begitu jauh ia berjalan pikiranpun melayang menerawang jauh melintasi angan tanpa arah dan tujuan

Entah dari mana asalnya tiba-tiba ia muncul begitu saja dari balik sebuah pohon dan menyapa seseorang dari kejauhan

Tentu saja orang tersebut merasa bingung karena tidak kenal dengan maul. Belakangan di ketahui orang itu bernama Nsir (diperankan oleh Nasir)


Irfan mengajukan diri kepada Nsir melamar pekerjaan di sebuah perusahaan sawit itu. Dan Nsir pun memberikan beberapa pertanyaan kepada maul dan maul wajib menjawab semua pertanyaan tersebut

Maul menanyakan kepasa Nsir bos besar pemilik sawit tersebut dan Nsir menunjuk ke arah bos yang sedang ada di toilet alam


Nsir pun memanggil bos dari kejauhan dengan teriak-teriak dengan tidak sopannya dan melambai-lambaikan tangan, tentu saja bos memet (diperankan oleh saya sendiri) merasa terganggu oleh panggilan tersebut

Tanpa pikir panjang bos memet pun langsung berdiri dari posisi jongkoknya namun hal yang sangat memalukan terjadi, bos memet lupa memakai celananya dan terlihat anu nya


Tentu saja maul dan Nsir sangat terkejut melihatnya. Nsir dan maul nyaris tidak percaya dengan apa yang mereka lihat di depan mereka sebuah kejantanan yang melambangkan Laki banget


Bos memet pun ikutan terkejut saat dia mengetahui belum memakai celananya. Ia pun cepat-cepat memakai celananya kembali


Maul pun menghadap langsung kepada bos memet dan mengajukan diri untuk menjadi pegawainya

Maul juga mengatakan kalo dia sudah di interviwe oleh Nsir. Namun memet menolak maul dan mengusirnya kaya anak ayam

Maul yang merasa sakit hati langsung mengadu kepada temannya yaitu Siree (diperankan oleh basir). Tidak terima temannya di tolak kerja, siree mengajak maul kembali menghadap bos memet yang tidak lain adalah teman dari siree yang sudah suskes lebih dulu
Setelah siree betemu dengan memet. Siree malah menawarkan diri untuk bekerja di tempat memet dan memet pun memecat (PHK) Nsir. Kini maul dan Nsir tidak memiliki pekerjaan dan menjadi pengangguran.

Simak selengkapnya di video ini

Reviwe video lucu ada apa dengan congor

Ada apa dengan congor adalah salah satu video lucu dari channel lucu gak sih . Lucu gak sih ini bukanlah sebuah pertanyaan melaikan sebuah channel youtube yang beranggotakan saya, nasir, basir (adiknya nasir) dan 3 orang lainnya.

Berawal dari seorang pemuda bertampang menakutkan, tidak bertanggung jawab kencing di tembok sebuah gang. Yang mana gang tersebut adalah tempat umum dan jalan yang sering dilewati oleh orang banyak

Beberapa saat kemudian ditempat yang sama ada seorang pemuda yang sedang putus cinta uring-uringan dan merenung di tempat itu terlihat pemuda itu sangat sedih dan galau

Kemudian datanglah anak muda petantang-petenteng senyum gak jelas. Melihat sesuatu cairan di tembok yang menurutnya aneh anak muda itu langsung mencolek dan mencium cairan tersebut yang tidak lain dan tidak bukan adalah air kencing

Melihat di situ kebetulan hanya ada pemuda galau tadi. Anak muda ini tanpa pikir panjang langsung menuduhnya kencing di situ. Anak muda ini menunjuk-nunjuk dan membentaki pemuda galau tersebut

Merasa dirinya tidak melakukan hal memalukan tersebut pemuda galau ini mengelak dan membantah semua tuduhan yang di berikan anak muda tadi kepadanya.

Mendengar penjelasan dari pemuda galau itu tidak membuat anak muda ini percaya dengan penjelasan yang di berikan oleh pemuda galau tersebut.

Anak muda itu terus saja menuduh dan memaksa pemuda itu untuk mengakui perbuatannya, tanpa basa-basi anak muda ini langsung menonjok pemuda itu tepat di bagian (tiiiiiiit)

Merasa tidak bersalah dan di pukul dibagian (tiiiit) dengan beraninya pemuda tersebut membalas tonjokkan dari anak muda tersebut dan tonjokkannya mendarat tepat di bagian anu nya

Sementara anak muda dan pemuda galau itu ribut dari kejauhan tampak pemuda tak bertanggung jawab memperhatikan keributan tersebut dan tampaknya ia tak ingin ikut campur dan pergi tampa merasa berdosa

sekedar penjelasan teks tentu tidak mewakili kegokilan dan aksi maka jika ingin tertawa nontonlah video lucunya.

Reviwe Video Lucu Trauma Si Memet

TRAUMA SI MEMET

Adalah salah satu video lucu original dari channel LUCU GAK SIH. Lucu gak sih ini bukanlah sebuah pertanyaan melaikan sebuah channel youtube yang beranggotakan saya, nasir, basir (adiknya nasir) dan 3 orang lainnya

Berawal dari percakapan antara memet dan maul di sebuah tempat yang sejuk dan banyak pepohonan hijau. Sehingga membuat mereka berdua nyaman ngobrol sambil berjalan-jalan

Mereka berdua membicarakan tentang pekerjaan, memet menceritakan kepada maul seperti apa pengalamannya bekerja di sebuah perusahaan. Tidak hanya itu, memet juga mengatakan kalo dia mendapat beberapa tawaran pekerjaan tapi dia menolaknya

Terlihat memet dan maul sangat asik ngobrol dan tidak mempedulikan sekitarnya. Obrolan merekapun terpecah oleh suara teriakan seseorang dan membuat memet dan maul kaget. Memet dan maulpun menoleh ke arah seseorang yang sedang melambaikan tangan kearah mereka.

Terlihat seseorang tiba-tiba timbul dari balik pohon sawit dan melambaikan tangan kearah mereka. jarak yang tidak begitu dekat membuat pandangan memet dan maul tidak begitu jelas.

Lambaian tangan orang tersebut yang mengarah ke arah memet dan mau membuat memet merasa jika memet yang di panggil oleh orang tersebut. Namun orang tersebut.

Membuat memet sakit hati dan kecewa karena yang di panggil bukanlah memet melainkan si maul. Maul yang menyadari bahwa orang tersebut adalah temannya ia pun mendekatinya dan ngobrol berdua sementara memet merasa sakit hati melihatnya

Dari kejauhan dengan perasaan yang begitu sakit dan kecewa, memet hanya bisa memandang dengan tatapan sayu kearah maul dan temannya yang sedang asik ngobrol.

Beberapa hari setelah kejadian itu, memet berusaha melupakan rasa sakit hatinya. Maul memperkenalkan memet dengan temannya. Belakangan di ketahui temannya maul bernama Nasir. Mereka bertiga berbincang-bincang bersama. Tiba-tiba mereka di kagetkan dengan suara orang yang teriak-teriak

Sepontan mereka bertiga mendengar teriakan tersebut langsun menoleh bersamaan kearah suara yang berteriak tadi. Kali ini yang memanggi lebih memaksa dengan postur tubuh yang biasa-biasa aja mengenakan kaos tanpa lengan dan berkulit gelap

Masing-masing diantara mereka. Memet, maul dan nasir bergumam dalam hati tentang orang yang memanggil dengan teriak-teriak.

Mereka merasa tidak mengenal siapa yang memanggil ini. Hingga akhirnya mereka mengetahui siapa yang di panggil setelah orang tersebut menyebutkan sebuah nama

Petualangan Di STN

Diperbarui pada 19 desember 2017.

3 juli 2017, pagi itu aku baru bangun dari dunia mimpiku yang tidak indah, terdengar suara dering hp samsung kesayanganku, ternyata sobatku yang berada jauh di pedalaman yang menelponku.

"pagi-pagi gini tumben dia menelponku. Dan akupun mengangkat telpon darinya dan tentu saja kata pertama yang aku ucapkan adalah haloo moshi-moshi

dari pembicaraan ditelpon tersebut ia mengajakku untuk berlibur di tempat tinggalnya yang cukup jauh di perumahan PT.STN

PT.STN adalah perkebunan sawit yang sangat cukup luas 

sejenak terlintas dalam pikiranku "blogger seperti aku apakah bisa berada di tempat yang bahkan tiang listrik saja tidak ada, ah masa bodo yang penting liburannya"

Aku pun membawa perbekalan berupa sebotol sprite yang masih utuh sisa lebaran tahun ini dan dua handphone dengan baterai full serta sebuah buku dan bolpen untuk menulis inspirasi yang aku dapatkan

Aku mengajak irfan maulana untuk ikut denganku. Alasanku mengajaknya bukan karena takut ke STN yang sebagian besarnya hutan masih termasuk hutan hujan tropis. Alasanku mengajaknya agar ada teman itu yang pertama. yang ke dua, di benakku kala itu jika terjadi sesuatu denganku seperti diterkam macan di culik gorila atau nyasar. Ada irfan yang bisa menyampaikan pesanku kepada kerabatku 

singkat cerita sobatku itu datang ke babulu untuk menjemput dan kamipun berangkat sebelum masuk stn kami mampir di rumah firman untuk mengajaknya ikut kebetulan rumahnya di jalan masuk stn.

Tempat pertama yang kami datangi adalah Goa STN. Sebelum mencapai goa sobatku ini membawa kami melalui jalan tembusan versinya dia

Namun sangat di sayangkan semua jalan tembusan yang ia tunjukkan kepada kami semua tidak bisa di lalui.

Setelah singgah di masjid dan sholat kami melanjutkan perjalanan.

Di goa ini terdapat banyak hewan yang dilindungi berkeliaran bebas mulai dari reptil mamalia amfibi hewan melata. Begitu menurut info yang tertulis namun tidak seekorpun aku melihatnya.

Ini kedua kalinya aku datang ke tempat yang menurutku membosankan, pertama aku datang ke goa itu ketika jaman sekolah dulu sekitar tahun 2014/2015.

Sesampainya di goa tentu hal pertama yang kami lakukan adalah foto-foto dan kamipun masuk kedalam.

Di tempat peristirahatan terlihat toilet yang cukup menyeramkan niatku untuk buang air kecilan batal.

Sempat sobatku ini menawarkan permen mint namun aku menolak karena baru saja meminum sprite takut perut meledak jika mint campur sprite.

Mereka penasaran dengan yang aku katakan maka mereka melakukan penelitian dadakan dengan menuangkan sprite ke permen mint apakah meledak seperti yang aku katakan dan ternyata tidak terjadi apa - apa

Ketika keluar goa kami bertemu seorang lelaki berumur kurang lebih 36th 

"kalian di dalam foto-foto gak di dalam goa" kata lelaki itu

"tidak pak" jawab kami "kamera kami tidak bisa foto di tempat gelap" jelas kami.

"di dalam ada barang bagus, mau aku ambil kemarin tapi tidak sempat" kata lelaki mencurigakan itu

Sejenak aku berfikir apa yang di maksud lelaki misterius itu,

"kalian tau ini apa" ucap lelaki itu sambil menunjukkan sebuah foto dari smartphone nya.

Difoto itu terlihat cahaya hijau berkilau yang terletak di sebuah batu.

Kami mengatakan itu pembiasan cahaya karena di dalam goa itu terdapat lampu-lampu

Namun lelaki misterius itu tidak percaya dengan logika yang kami katakan, dan kamipun pergi dari tempat itu.

Berencana mau pulang namun tidak memungkinkan untuk pulang dan kami bermalam dirumah sobatku yang tidak ada sinyal internet

sesampainya di rumah affanda kami di sambut dengan baik oleh ibunya affanda dan kami si suguhi es teh serta makan sore.

Kamipun makan bersama bercerita dan bercanda tawa

Aku melihat di layar handphone ku tidak ada sinyal kala itu sejauh mata memandang hanya ada pohon sawit.

Kami keluar rumah di sore hari dan berjalan di sekitar situ kebetulan ada pakle pentol kamipun beli pentol

Mungkin di luar kalimantan ada yang tidak tau apa itu pentol Pentol adalah makanan bulat-bulat dengan diameter 3 kali besar kelereng dengan di tusuk dengan tusukan yang terbuat dari bambu di beri saus sambal ada manis dan pedas yang terbuat dari kacang. Makanan pentol ini mirip toriyaki jepang.

Malam harinya aku berencana keluar rumah sejenak menghirup udara tanpa polusi dan ingin mencari inspirasi menulis

Namun ketika itu kepalaku sakit oh siaaal rencanakan gagal akibat sakit kepala.

Sehabis isa aku pun tiduran untuk memulihkan cakraku yang sudah banyak terkuras tapi baru beberapa saat aku berbaring ibu nya affanda membangunkanku ternyata aku salah kamar.

Aku sangat merasa malu dan merasa sangat merepotkan sekali.

ketika aku terbangun pandanganku menjadi gelap aku dapat mendengar suara teman-temanku tapi aku tidak dapat melihat mereka

tiba-tiba terlihat setitik cahaya yang menarik perhatianku ternyata ketika itu sedang mati lampu, yah di stn tempat affanda tinggal lampu menyala hanya 6 jam 2 jam pagi hari 4 jam sore hari

keesokan harinya aku merasa  cakraku sudah pulih dan stamina kembali fit setelah subuh sekitar jam 6 kami sarapan pagi karena mati lampu dan gelap sarapan pagi terasa seperti sahur, dan setelahnya kami pun pulang ke babulu , yah itu menyenangkan sekali

Selama perjalanan keluar dari stn cuaca mendung dan gerimis setia mengikuti kami

keluar dari stn kami mampir di rumah firman karena hujan, di situ kami di suguhi teh hangat yang nikmat di minum saat hujan

beberapa saat menunggu hujan tak kunjung reda, aku dan maul memutuskan untuk pulang hujan-hujan rencana awal kami sih mau berenang tapi gagal karna hujan 

setelah aku mengantar maul pulang ke tambong aku pun pulang kerumah dan sejenak aku terlelap dalam tidur di cuaca yang dingin

tak berselang lama aku merasa panas, ternyata cuaca di luar sudah tidak hujan dan matahari bersinar terang

singkat cerita kami menjalankan rencana kami untuk berenang, dan di antara kami berempat hanya aku yang tidak bisa berenang

setelah itu kami memutuskan untuk pulang namun fanda dan firman ngajak makan ayam grepek yang harganya Rp.15.000 tidak termasuk minum aku dan irfan maulana hanya membawa Rp.10.000 dan akhirnya firman dan fanda menambahi kekurangan kami.

Jika sahabatmu mentraktirmu bukan berarti dia kaya atau lagi banyak uang tapi menganggap bahwa persahabatan lebih berharga dari pada uang .

Sekian perjalananku tunggu kisah berikutnya di blog ini

Saka Bhayangkara dan kegiatan pramuka

Tahun 2023 aku mulai ikut pramuka, dan itu pertama kalinya. Awal aku masuk di Saka Bhayangkara pangkalan Polsek Babulu. Selama sekolah aku s...

Baca juga