Bully

Apakah kalian pernah di bully ?. 

Sebagian orang mungkin pernah mengalami dan merasakannya, atau kalian adalah yang termasuk membully orang lain hehee. Di sini aku mau sedikit cerita bully terparah yang pernah aku alami semasa masih di sekolah, ini terjadi saat aku masih di bangku kelas 7 MTs. Waktu itu masih tahun ajaran baru dan aku baru saja menjadi siswa di MTs setelah sebelumnya aku lulus SD.

Awal mulanya ada sekelompok kakak kelas yang sering memalak , tapi aku tidak pernah memberikannya kepada mereka, hingga ada salah satu dari mereka yang mengenaliku dan tahu kalau sewaktu di SD aku pernah ikut perguruan silat (tapi gak sampai selesai). Kemudian salah satu dari mereka (berjumlah kurang lebih 5-6 orang) menantangku untuk berkelahi. 

Tentu saja dengan jantan aku menolak ajakan tersebut, dan pada hari itu aku terlepas dari mereka karena ada guru yang melihat. Kejadian ini terulang hingga beberapa hari dan aku selalu lolos dari mereka. Sebagai anak baru masuk di situ aku tidak memiliki banyak teman bahkan hanya beberapa saja yang aku kenal, itupun sebagian yang berasal satu SD denganku dulu. 

Hingga suatu hari jam 7 pagi aku sudah berada di sekolah, lebih tepatnya berjalan menuju gerbang sekolah yang berjarak sekitar 50 meter dari jalan raya. Sesaat sebelum mencapai gerbang sekolah, kelompok pemalak tersebut mencegatku, menarik dan memaksaku untuk ikut ke belakang sekolah di tempat yang sudah mereka tetapkan melewati semak belukar dan sedikit hutan pepohonan yang sebenarnya adalah kebun orang yang belum di rintis.

Hingga tiba di ujung hutan tersebut ada pohon yang cukup besar, salah satu dari mereka mengeluarkan tali yang sudah ia persiapkan di dalam tas ranselnya Di situ filingku sudah gak enak dan aku berusaha melawan dengan memukul salah satu dari mereka yang memegangku. Namun yang lain tidak tinggal diam dan membalas memukul bagian perutku. Dengan cepat mereka mengikat dan menggantungku di pohon besar itu dengan posisi kaki dibatas dan kepala di bawah serta mereka juga mengambil uang jajanku 10 ribu. Padahal itu uang mau aku gunakan untuk main di warnet saat pulang sekolah. 

Aku merasa tak berdaya dan tak mampu melakukan apa-apa hingga sampai jam 2 siang aku masih tergantung dengan posisi yang masih sama, tak ada yang bisa aku lakukan selain meminta tolong berharap ada yang mendengar suaraku, saat itu aku tidak bisa berteriak dengan keras tenggorokanku cukup sakit serta kepala juga mulai sakit dan pusing. Untungnya ada orang yang melintas di kebun tersebut, ia mendengarku dan menolongku akhirnya aku bisa bernafas dengan lega dan orang tadi memberiku air minum, setelah ia memastikan aku baik-baik saja, ia pergi dan aku pun pulang ke rumah. 

Akibat kejadian itu aku sakit hingga 3 hari tidak masuk sekolah. Setelah aku merasa sehat dan fit kembali, aku pun masuk sekolah. Aku pun mencari tahu siapa mereka dan di mana mereka tinggal di mana. Setelah aku rasa cukup informasi yang aku dapatkan, langkah selanjutnya adalah balas dendam. Pulang sekolah aku mendatangi satu per satu alamat mereka dan menemui mereka satu per satu.

Sebut saja si A aku mendatanginya dan ngobrol baik-baik. Setelah ku rasa cukup basa basinya aku mengajak ia ke tempat yang lebih sepi dengan alasan ada hal penting yang ingin aku bicarakan, setelah berada di tempat yang sepi tanpa bicara apapun lagi aku memukul dan menghajarnya tanpa memberi kesempatan ia untuk membalas.

Dan aku mengancamnya untuk tidak melaporkan kepada guru serta merahasiakan hal ini atau aku akan membuatnya lebih parah lagi. Tentu hal yang sama aku lakukan kepada 6 orang lainnya Sejak saat itu mereka tidak berani menegur dan memalakku lagi.

Itu adalah bully yang tidak akan pernah bisa aku lupakan seumur hidupku, lakukan perlawanan saat di bully dan jangan biarkan diri di tindas dan di rendahkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar